Prinsip dan Sistem Instalasi Listrik

Kompetensi Dasar.
3.1 Menganalisis prinsip kelistrikan dan sistem instalasi listrik rumah tangga.
3.2 Menganalisis instalasi listrik rumah tangga
4.1 Membuat desain konstruksi instalasi listrik rumah tangga.
4.2 Membuat instalasi listrik rumah tangga.


Energi listrik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Banyak aktivitas sehari-hari yang ditunjang oleh listrik. Energi listrik dihasilkan dari pembangkit listrik yang memanfaatkan energi alam, seperti air, angin, hingga nuklir. Setiap pembangkit listrik memiliki komponen yang berperan dalam menghantarkan arus listrik yang disalurkan hingga ke rumah penduduk. Setiap rumah penduduk harus memiliki sistem instalasi listrik yang baik agar tidak membahayakan sekitar. Pembuatan sistem instalasi listrik harus memperhatikan tata letak maupun konstruksi rumah yang disesuaikan dengan prinsip keamanan dalam pemasangan sistem instalasi listrik. Untuk lebih jelasnya mengenai prinsip dan sistem instalasi listrik, simaklah materi berikut!

RINGKASAN MATERI

A. Wawasan Kelistrikan

Listrik pada umumnya merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Energi listrik dihasilkan melalui pembangkit listrik yang memanfaatkan energi alam maupun buatan. Adanya listrik dapat menunjang produktivitas sehari-hari.

  1. Pengertian Kelistrikan
    Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik. Muatan listrik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu muatan listrik negatif dan positif. Suatu benda bermuatan listrik negatif jika kelebihan elektron dan bermuatan positif jika kekurangan elektron. Secara alami, muatan listrik positif selalu mengalir dari titik berpotensial tinggi ke rendah. Aliran ini disebut sebagai arah arus listrik konvensional. Akan tetapi, sebenarnya muatan listrik yang bergerak di dalam konduktor bukanlah muatan listrik positif, melainkan muatan listrik negatif (elektron) dan arah aliran elektron berlawanan dengan arah aliran muatan positif.
  1. Jenis dan Manfaat Listrik
    Arus listrik adalah mengalirnya elektron secara kontinu pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama.
    Arus listrik dibagi menjadi dua jenis, sebagai berikut.
    a. Listrik arus searah atau DC (Direct Current) adalah arus listrik yang arahnya tetap.
    b. Listrik arus bolak-balik atau AC (Alternating Current) adalah arus yang besar dan arahnya selalu berubah-ubah.
  2. Arus listrik berfungsi sebagai sumber energi. Dengan adanya listrik, seluruh energi dapat dibangkitkan yang dihasilkan dari pembangkit listrik.

Pembangkit listrik adalah suatu alat yang dapat membangkitkan dan memproduksi tegangan listrik dengan cara mengubah suatu energi tertentu menjadi energi listrik.

Berikut ini beberapa jenis pembangkit listrik.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
    Pembangkit listrik tenaga air adalah pembangkit listrik yang menggunakan air untuk menggerakkan turbin yang terhubung dengan generator. Energi listrik yang dihasilkan ini disebut hidroelektrik.
    Pembangkit listrik tenaga air sudah sangat dikenal penggunaannya. Di Indonesia sendiri, jenis pembangkit listrik ini merupakan yang utama. PLTA tersebar di seluruh daerah di Indonesia, misalnya PLTA Bakaru di Sulawesi Selatan, PLTA Sigura-gura di Sumatra Utara, dan PLTA Saguling di Jawa Barat.
  2. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
    Cara kerja PLTU adalah air dipompa ke dalam pipa air di sekeliling ketel uap. Kemudian, udara dan bahan bakar yang sudah menjadi satu disemprotkan ke dalam ruang bakar yang menyala. Terjadilah pembakaran sehingga bahan bakar berubah menjadi energi kalor atau panas untuk memutar turbin. Contoh PLTU yang ada di Indonesia, antara lain PLTU di Semarang dan PLTU Suralaya Cilegon.
  3. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
    PLTN membutuhkan reaksi pembelahan inti bahan uranium dalam reaktor nuklir untuk menghasilkan panas.
  4. Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Jenis pembangkit listrik ini membutuhkan angin untuk memutar turbin. Putaran pisau turbin berubah menjadi arus listrik dengan bantuan generator. Sebagai salah satu energi yang terbarukan, pembangkit listrik tenaga angin tidak menimbulkan emisi sehingga ramah lingkungan. Untuk membuatnya, tidak memerlukan lahan sebesar jenis pembangkit listrik lain sehingga lebih hemat tempat
  5. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Komponen utama PLTS adalah sel fotovoltaik yang berperan menangkap panas sinar matahari yang panas. Sinar matahari yang tertangkap berfungsi memanaskan cairan yang akan berubah menjadi uap. Uap tersebut yang akan diubah oleh generator menjadi energi listrik.

 


About MACHFUT HUDA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *